PW NU Kalteng Dukung Pembentukan HPN, Siap Perkuat Ekonomi Warga Nahdliyin

Oplus_131072

BANUA BAKABAR, PALANGKA RAYA – Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Tengah menyatakan dukungan terhadap pembentukan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Kalimantan Tengah sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi warga Nahdliyin di daerah.

Dukungan tersebut disampaikan saat Ketua PW NU Kalimantan Tengah, Dr. H. M. Wahyudie F. Dirun, S.P., M.M., menerima audiensi Ketua DPW HPN Kalimantan Tengah, H. Andi Muhammad Taufiq Hidayat, beserta jajaran pengurus di Kantor PW NU Kalimantan Tengah, Selasa (7/7/2026).

Pertemuan itu menjadi langkah awal membangun sinergi antara NU dan HPN dalam mengembangkan ekosistem kewirausahaan sekaligus memperkuat jaringan pelaku usaha Nahdliyin di Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Muhammad Taufiq Hidayat menjelaskan bahwa kunjungan pihaknya merupakan bagian dari agenda silaturahmi sekaligus memperkenalkan kepengurusan HPN kepada PW NU Kalimantan Tengah. Selain itu, HPN juga memohon arahan dan dukungan agar proses pembentukan organisasi dapat berjalan sesuai nilai-nilai yang dijunjung Nahdlatul Ulama.

“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus meminta arahan dari PW NU Kalimantan Tengah agar proses pembentukan HPN dapat berjalan dengan baik. Kami berharap HPN dapat menjadi organisasi yang memberi manfaat bagi para pengusaha Nahdliyin dan mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, HPN dibentuk sebagai wadah yang menghimpun para pengusaha Nahdliyin dari berbagai bidang usaha. Organisasi tersebut diharapkan mampu memperkuat jejaring bisnis, mendorong kolaborasi antarpelaku usaha, serta menghadirkan berbagai program yang mendukung peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi anggotanya.

Setelah kepengurusan tingkat provinsi terbentuk, DPW HPN Kalimantan Tengah akan melanjutkan pembentukan kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah yang mencakup 13 kabupaten dan satu kota.

Menurut Andi, langkah tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi agar program-program HPN dapat berjalan secara efektif hingga tingkat daerah.

“Arahan dari PW NU Kalimantan Tengah menjadi motivasi bagi kami untuk membangun HPN secara bertahap dan terukur. Setelah kepengurusan terbentuk, fokus kami adalah menghadirkan program yang mampu memperkuat jejaring antarpengusaha Nahdliyin, meningkatkan kapasitas usaha, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas sehingga HPN benar-benar dapat memberikan manfaat bagi para anggotanya maupun masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu, Ketua PW NU Kalimantan Tengah, Wahyudie F. Dirun, menyambut baik inisiatif pembentukan HPN di Kalimantan Tengah. Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut dapat menjadi mitra strategis NU dalam memperkuat ekonomi umat melalui berbagai program pemberdayaan yang produktif dan berkelanjutan.

“PW NU Kalimantan Tengah menyambut baik pembentukan Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Kalimantan Tengah. Kami berharap HPN dapat menjadi wadah yang menghimpun potensi para pengusaha Nahdliyin, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Wahyudie menambahkan, Nahdlatul Ulama selama ini tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan, tetapi juga memiliki komitmen dalam mendorong penguatan ekonomi umat. Karena itu, kehadiran HPN diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha Nahdliyin sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat yang lebih mandiri.

Ia juga berpesan agar proses pembentukan organisasi dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kebersamaan, profesionalisme, serta tata kelola organisasi yang baik.

“Semoga proses pembentukan HPN di Kalimantan Tengah berjalan dengan baik dan mendapat kemudahan. Kami berharap seluruh pengurus dapat menjaga semangat kebersamaan, memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke daerah, serta menghadirkan program-program yang mampu mendukung pengembangan usaha warga Nahdliyin. Dengan demikian, HPN dapat menjadi mitra strategis NU dalam memperkuat ekonomi umat,” tutup Wahyudie. (Ahmad Fahrizali)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *