HKI Tuntaskan Pemulihan Jalur Lembah Anai dan Malalak, Mobilitas Masyarakat Kian Lancar

BANUA BAKABAR, SUMATRA BARAT – Mobilitas masyarakat di Sumatra Barat kini kembali berangsur normal setelah PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) merampungkan pekerjaan penanganan bencana pada Jalur Lembah Anai dan Malalak yang sebelumnya terdampak longsor dan banjir.

Jalur Lembah Anai resmi kembali dibuka untuk seluruh jenis kendaraan mulai Senin (27/7/2026), sementara Jalur Malalak telah lebih dahulu difungsikan sejak Maret 2026. Dibukanya kembali kedua jalur tersebut menjadi langkah penting dalam memulihkan konektivitas antardaerah sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat di Sumatra Barat.

Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya Infrastruktur, Resnu Aditya Wuladarman, mengatakan penyelesaian pekerjaan tersebut merupakan wujud komitmen HKI dalam mendukung percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana.

“HKI telah menyelesaikan pekerjaan penanganan bencana di Lembah Anai dan Malalak dengan baik dan sesuai standar yang telah ditetapkan, sehingga kedua jalur ini kembali dapat digunakan oleh masyarakat. Pemulihan akses tersebut sangat penting karena Lembah Anai dan Malalak merupakan jalur vital yang mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di Sumatra Barat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, HKI melakukan penanganan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan akibat longsor dan banjir. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan mengutamakan standar mutu, keselamatan kerja, serta menyesuaikan metode konstruksi dengan kondisi geografis kawasan yang memiliki medan berat dan tingkat risiko tinggi.

Keberhasilan penyelesaian proyek tersebut juga didukung oleh sinergi berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pekerjaan Umum, PT Hutama Karya (Persero), pemerintah daerah, hingga masyarakat sekitar lokasi pekerjaan. Koordinasi yang intensif sejak tahap persiapan hingga penyelesaian dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pemulihan akses pada kedua jalur tersebut.

Dengan kembali beroperasinya Jalur Lembah Anai dan Malalak, kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik kini dapat kembali melintasi kedua ruas jalan tersebut. Kondisi ini diharapkan mampu memperlancar distribusi barang, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendorong percepatan pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi di berbagai wilayah Sumatra Barat yang sebelumnya terdampak bencana.

Meski demikian, HKI tetap mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat melintasi kedua jalur tersebut. Pengendara diminta mematuhi rambu lalu lintas, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, serta memperhatikan faktor keselamatan selama perjalanan. Sementara itu, pengemudi angkutan barang diingatkan untuk mematuhi ketentuan batas dimensi dan muatan kendaraan guna menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus mempertahankan kondisi infrastruktur yang telah dipulihkan.

Resnu menambahkan, penanganan pascabencana di Jalur Lembah Anai dan Malalak sejalan dengan visi pembangunan nasional melalui Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat konektivitas, mendorong pemerataan pembangunan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“HKI berharap pembukaan kembali kedua jalur tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi barang dan logistik, serta membantu pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Sumatra Barat,” tutup Resnu. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *